WAGUB NTB TEKANKAN PENTINGNYA EDUKASI UNTUK CEGAH PENYEBARAN RABIES

Mataram- Wakil Gubernur NTB Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah menekankan pentingnya edukasi yang baik untuk mencegah dan menghindari penyakit rabies di wilayah NTB.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur saat memberikan sambutan pada acara Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia 2019 yang berlangsung di Mataram, Sabtu (28/9/2019).

Wagub mengatakan, dipilihnya Provinsi NTB sebagai lokasi terselenggaranya acara Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia 2019 ini menjadi suatu kebanggaan bagi pemerintah Provinsi NTB. Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia tahun ini bertajuk “Vaksinasi Tuntas Rabies Bebas”.

“Kami dari pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat, karena kami juga dipercayakan sebagai tempat merayakan hari rabies sedunia, tentunya kami berterima kasih dan memiliki tanggungjawab moral yang lebih lagi agar NTB bebas dari rabies,” ujar Wagub.

Pada kesempatan itu, Wagub menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTB menargetkan pada tahun 2022 mendatang, NTB akan bebas dari rabies. Untuk mencapai tujuan tersebut, harus ada sebuah kerjasama dari semua pihak. “Butuh keberanian kita semua dan komitmen menempatkan nyawa manusia di atas segala-galanya,” tambahnya.

Wagub menegaskan bahwa tidak mungkin penyebaran rabies ini tuntas hanya dengan Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan saja. Akan tetapi diperlukan juga kerjasama dengan pihak lain seperti Balai Karantina, Dinas Pendidikan dan lainnya. Dinas Pendidikan dapat memberikan edukasi kepada anak-anak sejak kecil, yang sesuai dengan umur mereka.

“Mari kita bergandeng tangan semua memberi edukasi itu, mulai dari TK hingga perguruan tinggi” tambah Wagub. Edukasi juga dapat diberikan melalui program Revitalisasi Posyandu, yang juga merupakan salah satu program yang sedang diperjuangkan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Terakhir, Wagub berharap dengan diselenggarakannya Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia ini membuat langkah Pemprov NTB semakin kencang lagi untuk memproteksi diri dari rabies dan juga potensi bencana-bencana lainnya.

Semenatara itu Ketua Penyelenggara Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia 2019 Dr. Arief Wicaksono mengatakan, bahwa vaksinasi menjadi kunci utama dalam pengendalian dan pemberantasan penyakit rabies. Arief juga menyampaikan apresiasinya pada pada seluruh instansi yang terlibat.

“Kami selaku panitia pelaksana World Rabies Day menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang telah melaksakan tindakan pengendalian rabies di masing-masing wilayah,” ungkapnya.

Arief berharap Peringatan Nasional Hari Rabies Sedunia 2019 dapat berkontribusi dalam mencapai Indonesia bebas rabies tahun 2030.
Acara itu juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan, salah satunya gerak anti rabies oleh anak-anak dari sejumlah Sekolah Dasar di Kota Mataram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *