UMMI ROHMI AJAK MASYARAKAT IKUT BERPERAN DALAM ZERO WASTE

Lombok Timur – Wakil Gubenur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengajak masyarakat NTB untuk turut aktif mendukung serta berperan dalam menjalankan program NTB Zero Waste. Hal itu disampaikan Wagub saat memberi sambutan dalam acara peresmian Bank Sampah PKH al-Fadhilah di Desa Aik Mel Timur Lombok Timur, selasa (13/8/2019).

“Program pemerintah tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal jika tidak ada dukungan dari masyarakat, oleh karena itu program yang berkaitan dengan pengelolaan sampah ini harus mendapat dukungan dari masyarakat,” kata Wakil Gubernur.

Dukungan dan peran masyarakat diharapkan dapat berjalan dari tingkat bawah seperti di desa Aik Mel Timur ini agar program NTB Zero Waste yang sedang digencarkan ini.

“Kita selesaikan permasalahan sampah ini mulai dari rumah kita, jika kita mulai dari rumah kita pasti akan ringan karena volumenya kecil. Hal ini jangan dianggap susah, caranya adalah dengan membentuk bank sampah seperti ini,” terangnya.

Bank sampah adalah salah satu cara efektif untuk mengelola sampah secara berkelompok dan dapat menghasilkan keuntungan untuk masyarakat sekitar.

“Kami telah melakukan perjanjian dengan kabupaten terkait Zero Waste, namun desa jangan menunggu bantuan baru bentuk bank sampah, justru harus kita buktikan bahwa kita tidak selalu bergantung terhadap bantuan,” ujar Ummi Rohmi.

Ia meminta kepada masyarakat untuk merubah kebiasaan membuang sampah sembarangan baik itu di selokan, di sungai, hingga di jalanan umum. Ia menuturkan bahwa masyarakat patut bersyukur atas alam yang diberikan kepada masyarakat dengan cara menjaga alam sekitar dari berbagai jenis sampah.

“Semoga apa yang dilakukan oleh PKH Aik Mel Timur ini bisa dicontoh oleh PKH-PKH lain yang ada di Lombok Timur ini dan seluruh PKH-PKH yang ada di NTB ini,” harapnya.

Kepala Desa Aik Mel Timur, Rasidi mengucapkan terima kasihnya kepada Wakil Gubernur atas kehadirannya di sela kesibukan tugas, ia melaporkan bahwa desanya menganggarkan dana sebanyak dua ratus juta untuk pengelolaan sampah.

“Kami selaku pihak desa berharap dengan adanya bank sampah ini dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan sampah di desa kami,” tutupnya.


Kirim dari Fast Notepad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *