DUBES RI DI RUSIA DUKUNG PROGRAM BEASISWA LUAR NEGERI NTB

 

Program Pendidikan, khususnya beasiswa bagi anak-anak NTB untuk menuntut ilmu di luar negeri mendapat dukungan dari Duta Besar Indonesia untuk Rusia, M. Wahid Supriyadi. Dukungan pada program yang digagas Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah itu disampaikan Dubes kepada Rektor UTS, Dr Andy Tirta M.Sc. dan rombongan, di Moskow, Rusia, Senin (12/8).

“Saya berharap ada banyak orang Indonesia, khususnya di NTB yang bisa mengambil studi S2-S3 nya di Rusia, karena kualitasnya yang tidak kalah dengan Amerika dan Eropa,” tutur Dubes

Ia akan senantiasa mendukung NTB untuk menjalin kerjasama dgn universitas- universitas di Rusia. Hal ini dikarenakan banyak kampus-kampus, terutama yang berbasis teknologi adalah kampus dengan fasilitas dan mutu yang bagus bahkan sangat baik. Di antaranya termasuk yang berkembang adalah tentang pertanian, pertambangan, bioteknologi dan juga permesinan.

Salah satu dukungan kongkritnya adalah membantu komunikasi dengan pihak Kedubes Rusia di Jakarta untuk menjalin kerjasama ini dengan Pemerintah NTB. Bahkan, NTB akan diusahakan untuk masuk dalam prioritas penerimaan mahasiswa Master dan PhD.

Selain itu, Dubes sangat antusias untuk berkunjung ke NTB dan membicarakan hal ini juga dengan Gubernur NTB termasuk mengajaknya berkunjung ke Rusia untuk mempromosikan wisata ataupun peluang kerjasama dengan pihak Rusia.

Sementara itu, Rektor UTS dan rombongan menyampaikan UTS juga akan diberikan jalur komunikasi khusus dengan wakil Rektor salah satu universitas di Siberia, Rusia yang fokus untuk dunia pertambangan, mengingat potensi pertambangan di Sumbawa-NTB yang tinggi.

“Dalam kunjungan ke NTB, Bapak Dubes juga akan mengunjungi UTS,” jelasnya.

Ia juga menceritakan ia dan rombongan mendapat sambutan hangat dariDuta Besar. Dubes itu katanya sangat terkesan karena ia datang dari jauh yaitu NTB.

“Dubes yang baru mendapatkan gelar Honarary Professor dari Tomsk State University di Siberia-Rusia serta Rekor MURI untuk kegiatan Festival Indonesia ini, ternyata juga sangat concern dengan dunia pendidikan, sehingga kedatangan kami sesuai dengan misi Pendidikan beliau,” ungkapnya.

Setelah silaturahim sekitar 1,5 jam itu lanjutnya, ia dan rombongan merasa mendapat kehormatan karena diundang makan malam oleh Dubes besoknya, dan tak lupa untuk merayakan perayaan 17 Agustus 2019 di KBRI hari Sabtu mendatang .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *